Catatan proses
Apa yang kamu coba, kenapa, apa yang gagal/berhasil, lalu apa yang kamu ubah setelahnya.
Kamu tidak perlu jadi ahli dulu. Yang paling penting: pengalaman nyata, konteks yang cukup, dan kesediaan memperbarui saat ada data baru.
Apa yang kamu coba, kenapa, apa yang gagal/berhasil, lalu apa yang kamu ubah setelahnya.
Kisah yang dekat dengan keseharian, ditulis dengan konteks (bukan sekadar motivasi).
Apa yang kamu lihat di sekitar, pola yang muncul, dan batasan pengamatanmu.
Trade-off, keputusan, dan pelajaran yang sering hilang dari ringkasan “tips & trik”.
Kirim lewat halaman Kontak. Sertakan:
Standar people-first, konteks, dan revisi transparan.
Cara perubahan penting dicatat.
Indeks tulisan untuk internal link yang rapi.
Lihat struktur tulisan panjang + internal link.